Selasa, 27 Juli 2010

email .

e lectronic mail pendek, transmisi pesan-pesan melalui komunikasi jaringan . The messages can be notes entered from the keyboard or electronic files stored on disk . Pesan catatan akan dapat dimasukkan dari keyboard atau elektronik file yang tersimpan pada disk . Most mainframes , minicomputers , and computer networks have an e-mail system . Kebanyakan mainframe , minicomputer , dan komputer jaringan memiliki e-mail sistem . Some electronic-mail systems are confined to a single computer system or network, but others have gateways to other computer systems, enabling users to send electronic mail anywhere in the world. Beberapa-mail sistem elektronik yang terbatas pada satu sistem komputer atau jaringan, tetapi yang lainnya harus gateway ke sistem komputer lain, memungkinkan pengguna untuk mengirim surat elektronik di mana saja di dunia. Companies that are fully computerized make extensive use of e-mail because it is fast, flexible, and reliable. Perusahaan yang sepenuhnya terkomputerisasi ekstensif menggunakan e-mail karena cepat, fleksibel, dan dapat diandalkan.
Most e-mail systems include a rudimentary text editor for composing messages, but many allow you to edit your messages using any editor you want. e-mail Kebanyakan sistem termasuk dasar editor teks untuk menulis pesan, tapi banyak memungkinkan Anda untuk mengedit pesan Anda menggunakan editor apapun yang Anda inginkan. You then send the message to the recipient by specifying the recipient's address. Anda kemudian mengirim pesan ke penerima yang dengan menentukan alamat penerima. You can also send the same message to several users at once. Anda juga dapat mengirim pesan yang sama ke beberapa pengguna sekaligus. This is called broadcasting . Ini disebut penyiaran .
Sent messages are stored in electronic mailboxes until the recipient fetches them. Pesan Terkirim disimpan secara elektronik kotak surat hingga penerima menjemput mereka. To see if you have any mail, you may have to check your electronic mailbox periodically, although many systems alert you when mail is received. Untuk melihat apakah Anda memiliki mail, Anda mungkin harus memeriksa kotak surat elektronik Anda secara berkala, meski banyak sistem memberitahukan Anda bila e-mail diterima. After reading your mail, you can store it in a text file , forward it to other users, or delete it. Setelah membaca surat Anda, Anda bisa menyimpannya dalam sebuah file teks , maju ke pengguna lain, atau menghapus itu. Copies of memos can be printed out on a printer if you want a paper copy . Salinan memo dapat dicetak pada printer jika Anda menginginkan kertas copy .
All online services and Internet Service Providers (ISPs) offer e-mail, and most also support gateways so that you can exchange mail with users of other systems. Semua layanan online dan Internet Service Provider (ISP) menawarkan e-mail, dan sebagian besar juga dukungan gateway sehingga Anda dapat bertukar mail dengan pengguna sistem lain. Usually, it takes only a few seconds or minutes for mail to arrive at its destination. Biasanya, dibutuhkan hanya beberapa detik atau menit untuk surat untuk tiba di tempat tujuan. This is a particularly effective way to communicate with a group because you can broadcast a message or document to everyone in the group at once. Ini adalah cara yang sangat efektif untuk berkomunikasi dengan kelompok karena Anda dapat menyiarkan pesan atau dokumen kepada semua orang dalam kelompok sekaligus.
Although different e-mail systems use different formats , there are some emerging standards that are making it possible for users on all systems to exchange messages. Walaupun berbeda sistem e-mail menggunakan berbagai format , ada beberapa muncul standar yang sehingga memungkinkan pengguna di semua sistem untuk bertukar pesan. In the PC world, an important e-mail standard is MAPI . Dalam PC dunia, standar e-mail penting adalah MAPI . The CCITT standards organization has developed the X.400 standard, which attempts to provide a universal way of addressing messages. The CCITT standar organisasi telah mengembangkan standar X.400, yang mencoba untuk menyediakan cara menangani pesan universal. To date, though, the de facto addressing standard is the one used by the Internet system because almost all e-mail systems have an Internet gateway. Sampai saat ini, meskipun, standar de facto menangani adalah yang digunakan oleh Internet karena hampir semua sistem e-mail sistem memiliki gateway Internet.
Another common spelling for e-mail is email . Lain ejaan umum untuk e-mail adalah email.

4 UNIVERSITAS

universitas OXFORD :
universitas SYDNEY :
universitas TOKYO :
universitas EUROPE :
Cari Universitas & Kolese memungkinkan Anda untuk mempersempit pencarian Anda ke website sekolah tertentu. Cobalah untuk melakukan penelitian untuk mendapatkan informasi tentang penerimaan jadwal kuliah, atau berita mahasiswa, misalnya.
Click on the State by choosing it in the box below to find direct links to universities and colleges in that specific province. Klik pada Negara dengan memilih dalam kotak di bawah ini untuk menemukan link langsung ke universitas dan perguruan tinggi di provinsi tertentu.

 

Apa Itu Internet?


Internet (Inter-Network) merupakan sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, maupun perorangan. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomnunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh dunia. Layanan internet meliputi komunikasi langsung (email, chat), diskusi (Usenet News, email, milis), sumber daya informasi yang terdistribusi (World Wide Web, Gopher), remote login dan lalu lintas file (Telnet, FTP), dan aneka layanan lainnya.
Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengalamati lalu lintas dalam jaringan. Protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. Protokol standar pada internet dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Protokol ini memiliki kemampuan untuk bekerja diatas segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.
Sebuah sistem komputer yang terhubung secara langsung ke jaringan memiliki nama domain dan alamat IP (Internet Protocol) dalam bentuk numerik dengan format tertentu sebagai pengenal. Internet juga memiliki gateway ke jaringan dan layanan yang berbasis protokol lainnya.
Sejarah Internet
Cikal bakal jaringan Internet yang kita kenal saat ini pertama kali dikembangkan tahun 1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dengan nama ARPAnet (US Defense Advanced Research Projects Agency). ARPAnet dibangun dengan sasaran untuk membuat suatu jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari pemusatan informasi di satu titik yang dipandang rawan untuk dihancurkan apabila terjadi peperangan. Dengan cara ini diharapkan apabila satu bagian dari jaringan terputus, maka jalur yang melalui jaringan tersebut dapat secara otomatis dipindahkan ke saluran lainnya.
Di awal 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antar jaringan tetap dapat dilakukan. Pada mulanya jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tapi lama-kelamaan disebut sebagai Internet saja. Sesudahnya, internet mulai digunakan untuk kepentingan akademis dengan menghubungkan beberapa perguruan tinggi, masing-masing UCLA, University of California at Santa Barbara, University of Utah, dan Stanford Research Institute. Ini disusul dengan dibukanya layanan Usenet dan Bitnet yang memungkinkan internet diakses melalui sarana komputer pribadi (PC). Berkutnya, protokol standar TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982, disusul dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name Service) pada 1984.
Di tahun 1986 lahir National Science Foundation Network (NSFNET), yang menghubungkan para periset di seluruh negeri dengan 5 buah pusat super komputer. Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. NSFNET kemudian mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika hingga pada bulan Maret 1990 ARPANET secara resmi dibubarkan. Pada saat NSFNET dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, jerman, Kanada dan Jepang segera bergabung kedalam jaringan ini.
Pada awalnya, internet hanya menawarkan layanan berbasis teks, meliputi remote access, email/messaging, maupun diskusi melalui newsgroup (Usenet). Layanan berbasis grafis seperti World Wide Web (WWW) saat itu masih belum ada. Yang ada hanyalah layanan yang disebut Gopher yang dalam beberapa hal mirip seperti web yang kita kenal saat ini, kecuali sistem kerjanya yang masih berbasis teks. Kemajuan berarti dicapai pada tahun 1990 ketika World Wide Web mulai dikembangkan oleh CERN (Laboratorium Fisika Partikel di Swiss) berdasarkan proposal yang dibuat oleh Tim Berners-Lee. Namun demikian, WWW browser yang pertama baru lahir dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1992 dengan nama Viola. Viola diluncurkan oleh Pei Wei dan didistribusikan bersama CERN WWW. Tentu saja web browser yang pertama ini masih sangat sederhana, tidak secanggih browser modern yang kita gunakan saat ini.
Terobosan berarti lainnya terjadi pada 1993 ketika InterNIC didirikan untuk menjalankan layanan pendaftaran domain. Bersamaan dengan itu, Gedung Putih (White House) mulai online di Internet dan pemerintah Amerika Serikat meloloskan National Information Infrastructure Act. Penggunaan internet secara komersial dimulai pada 1994 dipelopori oleh perusahaan Pizza Hut, dan Internet Banking pertama kali diaplikasikan oleh First Virtual. Setahun kemudian, Compuserve, America Online, dan Prodigy mulai memberikan layanan akses ke Internet bagi masyarakat umum.
Sementara itu, kita di Indonesia baru bisa menikmati layanan Internet komersial pada sekitar tahun 1994. Sebelumnya, beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia telah terlebih dahulu tersambung dengan jaringan internet melalui gateway yang menghubungkan universitas dengan network di luar negeri.
Tersambung ke Internet
Untuk tersambung ke jaringan internet, pengguna harus menggunakan layanan khsus yang disebut ISP (Internet Service Provider). Media yang umum digunakan adalah melalui saluran telepon (dikenal sebagai PPP, Point to Point Protocol). Pengguna memanfaatkan komputer yang dilengkapi dengan modem (modultor and demodulator) untuk melakukan dialup ke server milik ISP. Begitu tersambung ke server ISP, komputer si pengguna sudah siap digunakan untuk mengakses jaringan internet. Pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon plus layanan ISP yang jumlahnya bervariasi tergantung lamanya koneksi.
Saluran telepon via modem bukan satu-satunya cara untuk tersambung ke layanan internet. Sambungan juga dapat dilakukan melalui saluran dedicated line seperti ISDN (Integrated System Digital Network) dan ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line), maupun via satelit melalui VSAT (Very Small Aperture Terminal). Sayangnya, alternatif-alterantif ini terhitung cukup mahal untuk ukuran pelanggan perorangan.
Dewasa ini, saluran-saluran alternatif untuk akses internet yang lebih terjangkau masih terus dikembangkan. Diantara alternatif yang tersedia adalah melalui gelombang radio (radio modem), maupun lewat saluran TV kabel yang saat ini sedang marak. Alternatif lain yang saat ini sedang dikaji adalah dengan menumpangkan aliran data pada saluran kabel listrik PLN. Di Indonesia, teknologi ini sedang diuji cobakan oleh PLN di Jakarta, sementara di negara-negara maju konon sudah mulai dimasyarakatkan.
Belakangan, internet juga dikembangkan untuk aplikasi wireless (tanpa kabel) dengan memanfaatkan telepon seluler. Untuk ini digunakan protokol WAP (Wireless Aplication Protocol). WAP merupakan hasil kerjasama antar industri untuk membuat sebuah standar yang terbuka (open standard) yang berbasis pada standar Internet, dan beberapa protokol yang sudah dioptimasi untuk lingkungan wireless. WAP bekerja dalam modus teks dengan kecepatan sekitar 9,6 kbps.
Selain WAP, juga dikembangkan GPRS (General Packet Radio Service) sebagai salah satu standar komunikasi wireless. Dibandingkan dengan protokol WAP, GPRS memiliki kelebihan dalam kecepatannya yang dapat mencapai 115 kbps dan adanya dukungan aplikasi yang lebih luas, termasuk aplikasi grafis dan multimedia.

Selasa, 20 Juli 2010

Tujuan Internet

Tujuan dari pembangunan internet adalah untuk saling bertukar data (informasi). Kita bisa masuk ke computer lain dan melihat informasi yang ada, misal hasil penelitian suatu badan research yang berada di mancanegara. Selain itu fasilitas yang sangat popular sejak awal adalah e-mail (surat elektronik) yang digunakan untuk berkomunikasi dan newsgroup digunakan sebagai sarana berdiskusi tentang topik tertentu.
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.